Manokwari. kasuari18-tniad.mil.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8, Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari menggelar kegiatan silaturahmi dan latihan menembak bersama di lapangan tembak pistol Lodewijk Mandatjan, di Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Jumat (10/1/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda Papua Barat, sejumlah pejabat Kodam, pejabat Polda Papua Barat, perwakilan Pemerintah Daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Kodam XVIII/Kasuari selama ini. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mempererat tali persaudaraan dan kerjasama yang telah terjalin baik antara TNI, Polda Papua Barat, Pemerintah Daerah, elemen terkait hingga masyarakat Papua Barat.
“Terima kasih atas kehadiran para tamu undangan sekalian, hari ini waktu kita untuk saling bertatap muka dan bersilaturahmi bersama yang seharusnya acara seperti ini harus sering-sering kita laksanakan, diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini jalin kerjasama dan kolaborasi diantara semua pihak mulai dari Stake Holder, Pemerintah Daerah hingga bagian-bagian yang lain karena tempat kita ini adalah didaerah paling ujung timur NKRI yang perlu kita sadari bersama karena tuntutan situasional yang memerlukan kerjasama juga menyita waktu,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara TNI dalam hal ini Kodam XVIII/Kasuari dengan elemen Bangsa lainnya hingga dan masyarakat, serta menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah ini.
“Karena dalam kegiatan nembak ini menggunakan laras pendek tentunya memerlukan kehati-hatian dan faktor keamanan selama dalam pelaksanaan kegiatan, ikuti arahan dari pelatih yang ada. Dalam moment ini saya juga menyampaikan mohon pamit dengan berakhirnya tugas di Kodam XVIII/Kasuari ini dan akan melaksanakan tugas di Jakarta,” kata Pangdam.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI, elemen Bangsa lainnya hingga masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sosial yang unik.
(Pendam XVIII/Ksr)