Sorong. kasuari18-tniad.mil.id – Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, melihat langsung latihan Mobile Training Tim (MTT) dengan materi menembak Lintas Datar (Lintar) dan Lintas Lengkung (Linkung), yang dilaksanakan oleh para prajurit Yonif 762/Vira Yudha Sakti (VYS), di Sorong, Papua Barat, pada Kamis (15/2/2024).
Prajurit Yonif 762/VYS melaksanakan kegiatan latihan MTT yang dilaksanakan selama 5 hari dimulai tanggal 15 sampai dengan 20 Februari 2024, dan sebagai Ketua Tim MTT dari Pussenif Mabesad, Letkol Inf Wuryanto beserta 4 orang anggota lainnya.

Tanggal 15 s.d 17 Februari dilaksanakan kegiatan teori praktis materi menembak lintas datar dan lintas lingkung di dalam homebase satuan Yonif 762/VYS dilanjutkan kegiatan belajar malam sebagai pemantapan materi yang diberikan kepada prajurit khususnya Bintara dan Perwira.
Pelaksanaan menembak di daerah latihan Distrik Segun Kabupaten Sorong yaitu praktik menembak menggunakan munisi sebenarnya. Perlu diketahui senjata jenis menembak Lintas Lengkung (Linkung) diantaranya adalah Mortir 60 Komando, Mortir 60 Long Range dan Mortir 81 Tampela serta GLM/Pelontar Granat, Untuk menembak Lintar diantaranya ialah SO (Senjata Otomatis) Minimi, SMS (Senjata Mesin Sedang), SMR (Senjata Mesin Ringan) dan SPR (Senjata Penembak Runduk).
Pada pelaksanaannya, Kasdam didampingi oleh Pamen Ahli Bidang Ekonomi Kolonel Inf Boy Hendrik, Pamen Ahli Bidang Ilpengtek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) Kolonel Inf Boyke Sukanta Tarigan.
Kasdam menyampaikan, kegiatan menembak adalah salah satu kemampuan dasar setiap prajurit Yonif 762/VYS yang harus dikuasai.
“Memelihara kemampuan menembak merupakan bentuk olah keprajuritan guna mendukung pelaksanaan tugas pokok sebagai prajurit,” ucapnya.


Ia menambahkan, disamping menjadi program latihan, latihan menembak ini juga akan dijadikan tolak ukur dari latihan menembak pada tahun berikutnya sebagai prinsip latihan yang bertahap, bertingkat dan berlanjut.
“Sehingga diharapkan tujuan latihan dapat tercapai dan tempat latihan menembak Lintas Lengkung saat ini dan kedepannya bisa dijadikan Medan latihan untuk seluruh Satuan TNI yang ada diwilayah Sorong,” tuturnya.
Sebagai informasi, latihan menembak ini selain untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam menggunakan senjata Lintar dan Lingkung juga di maksudkan untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh prajurit tentang teknik penggunaan senjata secara benar dan aman dengan harapan untuk meningkatkan kemampuan dalam kedinasan maupun dalam tugas operasi di medan sesungguhnya.
(Pendam XVIII/Ksr)