Manokwari. kasuari18-tniad.mil.id – Kodam XVIII/Kasuari menggelar Taklimat Awal Audit Ketaatan dan Audit Kinerja Itjen TNI Periode I Tahun Anggaran 2025 di wilayah Ko/Sat TNI yang berada di Papua Barat dan Papua Barat Daya, pada Senin (3/2/2025).
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int., M.H.I., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., menyampaikan bahwa dalam taklimat awal ini hadir semua pejabat TNI di wilayah Papua Barat, baik dari unsur darat maupun laut sementara satuan-satuan di luar wilayah Manokwari, dihadirkan secara virtual.
“Diharapkan dengan kehadiran ini, kita dapat saling membantu dalam menyukseskan tugas masing-masing.Saya mengharapkan adanya dukungan yang utuh dari semua satuan untuk mendukung tugas dari Tim Audit serta menyiapkan semua data yang diperlukan”.
“Kepada tim audit, saya juga mengharapkan adanya kontribusi positif terhadap kinerja satuan dengan memberikan bimbingan dan arahan serta konsultasi agar kinerja kita di masa mendatang dapat lebih baik,” kata Pangdam dalam amanatnya.
Sementara itu, Irlog Itjen TNI, Marsma TNI Wawan Tedy Ernando, M.Pd. yang juga selaku Ketua Tim saat menyampaikan sambutan Irjen TNI, mengatakan bahwa Itjen TNI selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pengawasan intern terhadap daya guna, hasil guna, tepat guna, tertib hukum dan tertib tindak di bidang pembinaan kesiapsiagaan, penggu-naan dan pembangunan kekuatan serta perbendaharaan di lingkungan TNI.
“Saya informasikan bahwa audit ketaatan dan audit kinerja ini dilaksanakan dengan melakukan penilaian tingkat kepatuhan terhadap peraturan serta tingkat Efektivitas, Efisien dan Ekonomis (3E) dalam melaksanakan kegiatan di bidang operasi, latihan, umum, logistik dan perbendaharaan, dengan tetap memper-timbangkan proses bisnis, sasaran/program kegiatan yang diaudit, mengidentifikasi dan menilai risiko strategis serta risiko operasional dan memperhatikan langkah-langkah untuk mendeteksi ada tidaknya indikasi terjadinya fraud,” ungkapnya.
Terkait dengan pemeriksaan BPK RI, pada Semester II TA 2024 yang telah dilaksanakan ada tiga pemeriksaan yaitu pemeriksaan terinci kinerja atas kegiatan OMSP dan terinci kinerja Alpalhankam serta pendahuluan kinerja tugas fungsi Kogabwilhan dan pada TW I 2025 ini BPK RI akan melaksanakan pemeriksaaan atas laporan keuangan Kemhan/TNI TA 2024.
“Oleh karena itu manfaatkan kehadiran APIP dari Itjen TNI sebagai sarana konsultansi guna meminimalisasi risiko permasalahan yang berpotensi menjadi temuan BPK RI.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi TNI di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya serta perwakilan satuan kerja yang menjadi objek audit. Diharapkan, dengan adanya audit ini, kualitas kinerja dan tata kelola di lingkungan TNI khusunya di Kodam XVIII/Kasuari sendiri dapat semakin meningkat.
(Pendam XVIII/Ksr)