Manokwari. kasuari18-tniad.mil.id – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Syawaludin Abuhasan, S.Pd., menekankan pentingnya kesadaran dan peran aktif seluruh prajurit dalam memberikan kontribusi positif di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari. Menurutnya, suasana dan karakter yang tercipta di satuan ini tidak hanya tergantung pada pimpinan, tetapi lebih pada seluruh anggotanya yang memberikan warna dalam keseharian di lingkungan kerja mereka.
Pernyataan ini disampaikan Kapendam XVIII/Kasuari saat memimpin apel pagi sebelum memulai kegiatan aerobik dan latihan Bela Diri Taktis, pada Selasa (5/11/2014), di Lapangan Apel Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menuturkan bahwa untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, seluruh prajurit perlu memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap tugas serta rekan-rekannya.
“Membangun kesadaran adalah hal utama karena yang memberikan warna di Kodam ini adalah kita sendiri. Semua harus bersinergi untuk menjaga nama baik satuan kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya kesadaran tersebut, prajurit tidak hanya menjalankan tugas dengan baik tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung satu sama lain.
Hal ini, menurut Kapendam adalah fondasi yang kokoh bagi pencapaian tujuan Kodam XVIII/Kasuari dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara.
Dalam pengarahannya, Kapendam juga menekankan pentingnya sikap disiplin dan tanggung jawab pribadi selain itu, pentingnya olahraga sebagai bagian dari kesehatan diri bagi setiap prajurit.
“Olahraga ini untuk kesehatan diri masing-masing. Oleh karena itu, timbulkan kesadaran diri dan kepedulian dari masing-masing prajurit,” tambahnya.
Ia berharap setiap prajurit dapat menjaga kesehatan fisik mereka, yang nantinya juga akan meningkatkan kemampuan dan semangat dalam melaksanakan tugas.
“Jika masing-masing dari kita memberikan yang terbaik, maka seluruh satuan akan semakin kuat dan profesional,” tegasnya.
Sementara itu, menyikapi netralitas TNI menjelang Pilkada serentak yang akan segera dilaksanakan, ia menegaskan bahwa sebagai prajurit TNI, setiap anggota Kodam XVIII/Kasuari wajib memegang teguh prinsip netralitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.
Tak kalah pentingnya, Kapendam XVIII/Kasuari juga menyoroti tentang penggunaan media sosial di kalangan prajurit. Ia menekankan agar setiap prajurit menggunakan media sosial dengan baik dan bijak, serta menghindari konten yang berpotensi merugikan institusi atau mencederai netralitas TNI.
“Gunakan media sosial secara bertanggung jawab. Jadikan platform tersebut sebagai sarana yang positif dan konstruktif,” pesannya.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan dedikasi para prajurit Kodam XVIII/Kasuari dalam menjalankan tugasnya, serta memperkuat solidaritas di antara mereka. Kodam XVIII/Kasuari pun berharap dengan adanya budaya kesadaran dan kerja sama ini, kinerja dan citra positif satuan dapat terus ditingkatkan, memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta wilayah kerjanya di Papua Barat.
(Pendam XVIII/Ksr)